Apa itu OmniStream?
Apa itu OmniStream?
OmniStream adalah platform CRM (Customer Relationship Management) omnichannel yang dirancang untuk menyatukan semua komunikasi pelanggan di satu tempat. Alih-alih tim support Anda membuka aplikasi WhatsApp, Instagram, dan email masing-masing, OmniStream menggabungkan ketiganya dalam satu inbox terpadu dengan fitur real-time, otomatisasi, dan analitik.

Siapa yang menggunakan OmniStream?
OmniStream dirancang untuk tim customer service, penjualan, dan support di organisasi berskala menengah ke atas — terutama yang:
- Menerima pesan masuk dari banyak channel sekaligus.
- Membutuhkan pelacakan waktu respon (SLA) dan beban kerja per agent.
- Ingin meng-campaign pesan massal ke pelanggan (broadcast WhatsApp).
- Menginginkan data komunikasi tersimpan aman di infrastruktur sendiri (self-hosted).
Kanal yang didukung
OmniStream v1 mendukung tiga kanal komunikasi:
| Channel | Inbound | Outbound | Status Pesan | Media |
|---|---|---|---|---|
| Meta Cloud API webhook | Meta Graph API | sent/delivered/read/failed | Gambar, dokumen, video, audio, lokasi | |
| Instagram DM | Meta Messaging webhook | Meta Graph API | delivered/read | Gambar, video, audio |
| Webhook (SendGrid Inbound Parse kompatibel) | SMTP (lettre 0.11) | pending/sent/failed | HTML + plain text, lampiran |
Integrasi channel dikonfigurasi di halaman Integrations (hanya peran Admin yang dapat mengelola kredensial channel).
Fitur utama
Inbox terpadu
Semua pesan dari semua channel muncul di satu layar /inbox, lengkap
dengan filter status, pencarian, dan indikator messaging window.
Agent dan peran (RBAC)
Tiga peran: Agent, Supervisor, dan Admin. Setiap peran memiliki akses yang berbeda — agent hanya melihat percakapan yang ditugaskan kepadanya, supervisor melihat seluruh divisi, admin mengatur workspace.
Quick replies dan template
Balasan standar yang dapat disisipkan dengan perintah /, plus
template WhatsApp yang telah disetujui Meta untuk mengirim pesan di
luar messaging window.
SLA tracking
Kebijakan waktu respon dan waktu penyelesaian yang dapat dikonfigurasi per channel atau per divisi. Pelanggaran SLA dihitung otomatis dan dikirimkan ke supervisor via notifikasi real-time.
Campaign broadcast
Kirim pesan WhatsApp ke banyak kontak sekaligus menggunakan template yang telah disetujui, dengan tracking deliverability per penerima.
Outgoing webhook
Publikasikan event (pesan masuk, pesan keluar, percakapan resolved, dst.) ke sistem eksternal Anda dengan HMAC-signed payload.
Analytics
Dashboard real-time untuk jumlah percakapan, waktu respon rata-rata, kinerja agent, dan CSAT score.
Arsitektur singkat
OmniStream adalah aplikasi event-driven berbasis microservice
Rust yang berkomunikasi lewat Kafka (Redpanda). Selengkapnya di
Konsep inti dan
Arsitektur. Dari sudut pandang
pengguna akhir, semua interaksi terjadi melalui antarmuka web
(SvelteKit) yang berjalan di http://localhost:4000 saat pengembangan
atau di domain production Anda.
Self-hosted dan open-source
Berbeda dengan CRM SaaS seperti Intercom atau Zendesk, OmniStream dijalankan di infrastruktur Anda sendiri: server on-premise, VPS, atau cloud instance milik perusahaan. Semua data pelanggan (kontak, percakapan, pesan) tersimpan di PostgreSQL dan MongoDB yang Anda kontrol, tanpa control-plane pihak ketiga.
- PostgreSQL 15 — data relasional (agents, contacts, conversations, quick replies, SLA, campaigns, webhooks).
- MongoDB 7 — penyimpanan pesan volume tinggi dan audit raw webhook payload.
- Redis 7 — pub/sub real-time dan cache.
- Redpanda (kompatibel Kafka) — event broker.
- MinIO — object storage S3-kompatibel untuk media.
- Mailpit — server SMTP lokal untuk development.
Di mana memulai
- Pengguna baru? Mulai dari Konsep inti untuk memahami istilah seperti percakapan, tag, dan SLA, lalu ikuti Login pertama.
- Ingin langsung bekerja sebagai agent? Buka Inbox Agent.
- Developer yang ingin mengintegrasikan? Buka Quickstart API.
- Admin yang akan men-deploy ke VPS? Ikuti Self-hosting → Docker Compose.
Baca selanjutnya: Konsep inti.